Dari kendaraan masuk sampai selesai, semua beres dalam satu HP. Nomor polisi jadi kunci pencarian, papan kontrol bengkel terlihat jelas, stok sparepart terpotong otomatis. Tanpa internet pun tetap jalan.
Catatan kertas, buku nota, dan grup chat mekanik bukan cara yang bisa diandalkan untuk mengelola bengkel yang terus berkembang.
Pelanggan datang lagi, mekanik tidak tahu riwayat servis sebelumnya karena catatan tercecer di nota kertas.
Sparepart habis mendadak karena tidak ada catatan pemakaian yang akurat dari setiap service.
Kendaraan mana yang sudah selesai, mana yang masih menunggu sparepart, sulit dipantau saat bengkel ramai.
Bukan aplikasi kasir toko yang ditempel logo bengkel. Setiap fitur mengikuti cara kerja bengkel yang sesungguhnya.
Cari cukup ketik sebagian angka, "1234" langsung ketemu B 1234 ABC. Bukan ID database yang tidak berarti.
Lihat semua kendaraan yang sedang ditangani dalam satu layar: menunggu, dikerjakan, siap diambil.
Kendaraan masuk dulu, pekerjaan dan sparepart menyusul saat dikerjakan, selesai dikonfirmasi. Tidak berbelit.
Setiap sparepart yang dipakai langsung memotong stok dan tercatat riwayat mutasinya, tidak ada yang tercecer.
Buat nota, bagikan ke pelanggan, atau kabari kendaraan siap diambil langsung lewat WhatsApp.
Semua data tersimpan di perangkat, bisa dicadangkan dan dipulihkan kapan saja tanpa bergantung cloud.
Proses service dibuat sesingkat mungkin supaya mekanik dan admin tidak terbebani input data.
Cari nomor polisi atau daftarkan kendaraan baru, catat keluhan, langsung tersimpan.
Tambahkan pekerjaan, sparepart, dan mekanik saat servis benar benar berjalan.
Konfirmasi selesai, catat pembayaran, kirim nota ke pelanggan lewat WhatsApp.
Toko dan bengkel punya alur kerja yang sama sekali berbeda. ASHAB BENGKEL dirancang dari nol untuk dunia otomotif.
Ringan, cepat, dan tetap jalan meski tanpa internet.